Persiapan Jamnas Ke-13, Gugus Depan Mulai Gembleng Calon Penggalang Garuda

Persiapan Jamnas Ke-13, Gugus Depan Mulai Gembleng Calon Penggalang Garuda

DENPASAR — Menjelang penyelenggaraan Jambore Nasional (Jamnas) ke-13 yang dijadwalkan berlangsung tahun depan, kegiatan ekstra kurikuler Pramuka di berbagai gugus depan (gudep) berbasis sekolah mulai meningkatkan intensitas latihannya. Sekolah-sekolah tidak hanya menyiapkan fisik para siswa, tetapi juga menyeleksi calon peserta yang akan mewakili ranting dan cabang melalui penguatan materi syarat kecakapan umum (SKU) dan khusus (SKK).

Sejumlah sekolah, salah satunya SMP THJ mulai memfokuskan porsi latihan mingguan pada pembentukan kemandirian, kerja sama regu, serta kecakapan digital dan lingkungan.

Persiapan intensif ini tidak hanya menitikberatkan pada ketangkasan fisik atau teknik kepramukaan konvensional seperti pendirian tenda, pioneering, dan pemetaan. Lebih dari itu, kurikulum pembekalan di sekolah kini secara aktif memadukan kecakapan digital dan kesadaran lingkungan. para siswa dibekali literasi media agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif, mulai dari pembuatan dokumentasi kegiatan, jurnalistik sederhana, hingga etika berkomunikasi di ruang siber. Di saat yang sama, prinsip Green Scouting ditanamkan secara konsisten melalui aksi nyata, seperti pembiasaan pemilahan sampah, pengurangan plastik sekali pakai dengan membawa tumbler, serta pengelolaan limbah organik di lingkungan sekolah.

Tak kalah penting, nilai-nilai kearifan lokal Bali seperti Tri Hita Karana turut disisipkan dalam setiap aktivitas beregu. Para Penggalang dilatih untuk menjaga keharmonisan dengan sesama, alam, dan Sang Pencipta, sekaligus mempersiapkan penampilan seni budaya khas daerah yang akan dibawakan di panggung Jamnas mendatang. Simulasi Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) juga rutin digelar untuk menguji kedisiplinan, mentalitas, dan kerja sama tim dalam situasi alam terbuka.

Melalui pendekatan yang komprehensif ini, gugus depan di sekolah berharap para utusan yang terpilih tahun depan tidak hanya mahir secara teknis dan tangguh secara fisik, tetapi juga hadir sebagai pribadi yang berkarakter, berbudaya, serta adaptif terhadap perkembangan zaman.